10 Ciri Rumah Sehat di Perkotaan yang Harus Kamu Perhatikan!

Dilihat : 1292
Perkotaan identik dengan polusi yang tinggi. Walaupun begitu, rumah sehat masih bisa didirikan di perkotaan. 


Memiliki rumah adalah impian bagi banyak orang. Setiap orang rela bekerja keras dan menabung untuk dapat membeli sebuah rumah impian mereka. Namun terkadang kita keliru saat membangun rumah yang nantinya akan ditinggali oleh keluarga kita. Hanya karena gaya arsitekturnya atau lingkungannya kita langsung saja tergiur untuk membelinya. Padahal rumah yang baik adalah rumah yang dapat mendukung kesehatan kita dan keluarga terutama rumah yang terletak di daerah perkotaan. Oleh karena itu, saat ini pemerintah sudah mulai gencar melakukan sosialisasi untuk membangun rumah sehat. 


Rumah Sehat 


Ilustrasi Rumah Sehat/pexels.com

Menurut World Health Organizatio (WHO), rumah adalah bangunan yang difungsikan sebagai tempat berlindung di mana rumah tersebut seharusnya memiliki lingkungan yang sehat untuk kesehatan jasmani, rohani dan memiliki keadaan sosial yang baik demi kesehatan keluarga dan individu. Sementara itu, Departemen Kesehatan Republik Indonesia (Depkes RI) mengatakan jika rumah sehat adalah rumah yang memenuhi kriteria seperti mudahnya akses air minum, jamban sehat, lantai, ventilasi dan pencahayaan. Oleh karena itu, rumah yang sehat dapat disimpulkan sebagai rumah yang bebas dari polusi, baik udara dan lingkungan. 


Ciri-ciri Rumah Sehat

Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) 2014, adapun ciri-ciri rumah sehat yang wajib untuk diperhatikan, sebagai berikut.

1. Ventilasi dan Sirkulasi Udara

Ilustrasi Ventilasi dan Sirkulasi Udara/iaq.works

Ventilasi yang baik adalah ventilasi yang memiliki ukuran minimal 10% dari total luas lantai di ruangan. Ventilasi udara menjaga agar sirkulasi udara di rumah terjaga baik sehingga penghuni rumah memiliki pernapasan yang baik dan terhindar dari udara yang pengap dan lembab. 


2. Pembuangan Sampah

Tempat Pembuangan Sampah/parenting.firstcry.com

Rumah sehat wajib mengelola sampah dengan baik. Hal ini dikarenakan sampah dapat mencemari permukaan tanah dan air. Sampah dapat mengganggu indra penglihatan, penciuman dan dapat berdampak buruk bagi kesehatan. Oleh karena itu, rumah yang sehat harus memiliki sistem pembuangan sampah yang baik


3. Halaman Luas dan Ditumbuhi Pepohonan 

Rumah Halaman Luas/bayleys.co.nz

Rumah sehat adalah rumah yang memiliki halaman luas sebagai tempat bermain untuk buah hati. Selain itu, kita juga perlu mengisi halaman rumah dengan pohon agar dapat memberikan oksigen yang baik untuk kesehatan tubuh. Suasana yang rindah juga dapat membuat pikiran jauh lebih tenang.


4.  Air dan Sanitasi Lingkungan 

Ilustrasi Air dan Sanitasi/catatansipil.com

Rumah sehat harus memiliki air dan sanitasi lingkungan yang bersih. Hal ini dikarenakan setiap rumah memiliki kebutuhan air untuk kehidupan sehari-hari. 


5. Kamar Mandi dan Tempat Mencuci

Kamar Mandi/decorsnob.com

Rumah sehat juga wajib memiliki kamar mandi dan tempat mencuci yang sehat. Selain itu, kamar mandi dan tempat menucui wajib diberikan pencahayaan alami agar tidak tumbuh lumut dan lainnya yang dapat berdampak buruk bagi kesehatan penghuni rumahnya. 


6. Bebas dari Jamur dan Binatang

Jamur di Dinding/eva-dry.com

Rumah sehat harus bebas dari jamur dan binatang seperti tikus, kecoa dan binatang lainnya yang dapat menularkan penyakit. Kemunculan jamur dan binatang-binatang tersebut dapat berdamapk negatif bagi kesehatan rumah dan penghuninya. 


7. Ruang Makan dan Dapur

\

Ruang Makan/thisoldhouse.com

Rumah yang sehat adalah rumah yang memiliki penataan ruang makan dan dapur yang baik. Selain itu, rumah yang sehat juga wajib memiliki penerangan alami dan buatan yang cukup. Hal ini dikarenakan kedua tempat tersebut sebagai tempat untuk mengisi nutrisi tubuh para penghuninya. 


8. Kamar Tidur 

Kamar Tidur/istockphoto.com

Selain rung makan dan dapur, adapun kamar tidur yang penataannya juga harus diperhatikan. Hal ini dikarenakan kita menghabiskan banyak waktu di kamar tidur untuk beristirahat setelah lelah bekerja. Kesehatan kamar tidur yang terjaga dapat membantu kesehatan tubuh kita tetap terjaga. 


9. Bahan Bangunan

Ilustrasi Bahan Bangunan/onmanorama.com

Dalam membangun rumah yang sehat, kita tidak boleh sembarang dalam memiliki bahan bangunan. Kualitas bahan bangunan sangat berpengaruh terhadap kualitas keseluruhan bangunan. Rumah yang sehat harus memiliki bahan bangunan yang kokoh dan  tidak menggunakan zat-zat yang dapat membahayakan kesehatan dan bahan yang dapat menjadi tempat tumbuh dan berkembangnya mikroorganisme patogen 


10. Pencahayaan

Pencahayaan/pellabranch.com

Rumah yang sehat harus memiliki pencahayaan yang dapat menerangi seluruh ruangan dan minimal memiliki intensitas 60 lux serta tidak menyilaukan. Sayangnya masih banyak pemilik rumah yang mengabaikan poin ini. Padahal pencahayaan yang baik dapat memberikan kenyamanan beraktivitas, baik di luar dan di dalam rumah.



Untuk melihat desain arsitektur rumah sehat, kamu bisa membaca buku Inspirasi Rumah Sehat di Perkotaan. Buku ini akan membantumu dalam membangun rumah sehat dengan desain yang menarik. Rumahmu dijamin akan terlihat indah dan sehat secara bersamaan!