Mengapa 1 Juni Jadi Hari Lahir Pancasila? Simak Sejarah di Baliknya
Dilihat : 12
Mengapa 1 Juni Hari Lahir Pancasila?
Setiap tanggal 1 Juni, masyarakat Indonesia memperingati Hari Lahir Pancasila. Tanggal ini menjadi salah satu momen penting dalam sejarah bangsa karena berkaitan dengan lahirnya dasar negara Indonesia. Namun, masih banyak yang bertanya, mengapa 1 Juni disebut Hari Lahir Pancasila?
Jawabannya berkaitan erat dengan sejarah perjuangan bangsa Indonesia menjelang kemerdekaan. Pada tanggal tersebut, lahir gagasan awal mengenai dasar negara yang kemudian dikenal sebagai Pancasila.
Sejarah Mengapa 1 Juni Menjadi Hari Lahir Pancasila
Penetapan 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila berawal dari sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) pada 1 Juni 1945.
Dalam sidang tersebut, Soekarno menyampaikan pidato penting mengenai konsep dasar negara Indonesia merdeka. Di hadapan para anggota BPUPKI, Soekarno mengusulkan lima prinsip dasar yang menjadi fondasi bangsa.
Lima prinsip tersebut meliputi:
- Kebangsaan Indonesia
- Internasionalisme atau Perikemanusiaan
- Demokrasi atau Mufakat
- Kesejahteraan Sosial
- Ketuhanan yang Berkebudayaan
Pada akhir pidatonya, Soekarno menyebut bahwa kelima prinsip itu dapat dinamakan “Pancasila”, istilah yang berasal dari bahasa Sanskerta: panca berarti lima dan sila berarti prinsip atau asas.
Karena pidato bersejarah tersebut disampaikan tepat pada 1 Juni 1945, tanggal itu kemudian dikenang sebagai momen lahirnya gagasan dasar negara Indonesia.
Mengapa Bukan 18 Agustus atau 22 Juni?
Sebagian orang bertanya mengapa Hari Lahir Pancasila diperingati pada 1 Juni, bukan 22 Juni atau 18 Agustus.
Berikut penjelasannya:
1 Juni 1945: Gagasan Awal Pancasila
Tanggal ini dianggap sebagai momen lahirnya ide atau konsep awal Pancasila melalui pidato Soekarno di sidang BPUPKI.
22 Juni 1945: Lahirnya Piagam Jakarta
Pada tanggal ini, Panitia Sembilan menyusun rumusan dasar negara dalam bentuk Piagam Jakarta, yang menjadi cikal bakal rumusan Pancasila.
18 Agustus 1945: Pengesahan Resmi Pancasila
Sehari setelah proklamasi kemerdekaan, PPKI mengesahkan Pancasila dalam Pembukaan UUD 1945 sebagai dasar negara Indonesia.
Meski demikian, 1 Juni tetap dipilih karena menjadi tonggak pertama lahirnya gagasan Pancasila.
Penetapan 1 Juni sebagai Hari Libur Nasional
Pemerintah Indonesia secara resmi menetapkan 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila melalui Keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 2016 yang ditandatangani oleh Joko Widodo.
Sejak saat itu, 1 Juni menjadi hari libur nasional dan diperingati setiap tahun melalui berbagai kegiatan seperti upacara bendera, seminar kebangsaan, hingga edukasi nilai-nilai Pancasila.
Makna Hari Lahir Pancasila bagi Bangsa Indonesia
Peringatan Hari Lahir Pancasila memiliki makna penting, terutama dalam menjaga persatuan bangsa di tengah keberagaman.
Beberapa nilai penting yang terkandung dalam Pancasila antara lain:
- Menjaga persatuan dan kesatuan bangsa
- Menghormati perbedaan agama, budaya, dan suku
- Mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan masalah
- Menegakkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
- Menumbuhkan semangat gotong royong
Di tengah tantangan era digital, penyebaran hoaks, dan polarisasi sosial, nilai-nilai Pancasila tetap relevan sebagai pedoman hidup masyarakat Indonesia.
Kesimpulannya
1 Juni disebut Hari Lahir Pancasila karena pada tanggal tersebut, Soekarno pertama kali menyampaikan gagasan dasar negara Indonesia dalam sidang BPUPKI tahun 1945. Meskipun rumusan Pancasila disempurnakan dan disahkan pada tanggal lain, 1 Juni tetap menjadi tonggak sejarah lahirnya ideologi bangsa Indonesia.
Memperingati Hari Lahir Pancasila bukan hanya mengenang sejarah, tetapi juga menjadi momentum untuk kembali mengamalkan nilai persatuan, toleransi, dan gotong royong dalam kehidupan sehari-hari.