[PRE ORDER]
Buku ini terdiri atas tiga bagian. Bagian pertama membahas pentingnya membangkitkan daya kreativitas individu untuk menemukan gagasan-gagasan kreatif. Berbagai metode untuk membangkitkan kreativitas tersebut turut disampaikan. Terdapat lima dasar keahlian kreatif yang bisa dilatih agar pembaca mampu memunculkan daya kreativitas yang selama ini terpendam. Lima dasar tersebut adalah persepsi kreatif, menunda penilaian (postpone judgment), asosiasi fleksibel (flexible association), berpikir divergen (divergent thinking), dan pengembangan imajinasi (imagination development). Selain itu, di dalam buku ini juga dibahas pentingnya mengatur gagasan yang rumit menjadi lebih sederhana dan terpola melalui penggunaan peta minda (mind map). Pada bagian pertama ini, dibahas pula pentingnya menggali gagasan dari banyak orang menggunakan metode curah gagasan (brainstorming).
Pada bagian kedua, buku ini membahas cara mengembangkan gagasan kreatif menjadi penemuan yang inovatif. Pada bagian ini, dibahas berbagai jenis inovasi di dalam organisasi, seperti inovasi inkremental versus radikal (incremental vs. radical innovation), inovasi komponen versus arsitektural (component vs. architectural innovation), inovasi produk, inovasi proses, inovasi layanan, inovasi pemasaran, inovasi manajerial, dan lain-lain. Dalam kaitannya dengan upaya membangun kapabilitas inovasi di dalam organisasi, dibahas mengenai peran faktor manajerial yang meliputi manajemen sumber daya, iklim organisasi, struktur organisasi, dan manajemen pengetahuan sebagai penggerak kapabilitas inovasi. Selanjutnya, bagian kedua ini juga membahas kaitan antara inovasi dan pengembangan produk. Dibahas secara terperinci tahapan pengembangan produk untuk mewujudkan penemuan yang inovatif. Tidak ketinggalan, pada bagian kedua ini dibahas mengenai inovasi berbasis teknologi digital yang mencakup proses inovasi digital, mulai dari inovasi produk digital hingga inovasi platform digital. Akhir bagian kedua ini ditutup dengan pemaparan tentang cara mengembangkan model bisnis digital, yang meliputi pengembangan nilai bisnis digital (terdiri atas nilai biaya, nilai pengalaman, dan nilai platform), serta langkah-langkah dalam menyusun model bisnis digital tersebut.
Pada bagian ketiga, dibahas mengenai kewirausahaan, dan secara lebih mendalam lagi mengenai kewirausahaan digital. Kewirausahaan digital lebih berfokus pada bagaimana mengembangkan rencana bisnis yang berbasis teknologi digital, baik teknologi tersebut sebagai produk utama maupun sebagai instrumen pendukung bisnis. Pada bagian ini, diungkapkan berbagai peluang bisnis digital, mulai dari peluang pemanfaatan Internet of Things (IoT), teknologi imersif, pengembangan perangkat lunak (software), pengembangan teknologi pendidikan (edutech), teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), teknologi pencetakan tiga dimensi (3D printing), teknologi robotika, keamanan siber (cybersecurity), hingga komputasi awan (cloud computing).
| Tahun Terbit |
| 2026 |
| Penulis |
| Prof. Dr. Sutisna, SE., ME ; Dr. Theresia Gunawan, S.Sos, MM., M.Phil. ; Hary Febriansyah, Ph.D |
| ISBN |
| Edisi |
| I |
| Halaman |
| xvi + 556 |
