[PRE ORDER]
Kawasan Timur Tengah tengah mengalami salah satu pergeseran geopolitik paling signifikan dalam sejarah kontemporer. Hubungan antara Israel dan sejumlah negara Arab yang selama puluhan tahun diwarnai konfrontasi terbuka, kini bergeser menuju kemitraan pragmatis—sebuah perjalanan panjang dari jabat tangan tersembunyi menjadi jabat tangan terbuka.
Buku ini menyajikan analisis historis-politis mengenai dinamika tersebut. Penulis menelusuri sejarah konflik sejak tahun 1948, mengurai faktor pendorong regional seperti kebangkitan pengaruh Iran, diplomasi transaksional di balik Abraham Accords, hingga kerja sama baru di bidang teknologi, ekonomi, dan pertahanan. Di sisi lain, buku ini juga menyoroti tantangan nyata yang membayangi proses ini: jurang pemisah antara keputusan elite pemerintah dengan sentimen publik, kalkulasi strategis Arab Saudi yang belum tuntas, serta dampak langsungnya terhadap nasib perjuangan Palestina.
Pada akhirnya, buku ini menawarkan refleksi bahwa integrasi regional yang stabil hanya dapat terwujud jika disertai penyelesaian yang adil bagi isu Palestina. Sebuah bacaan penting bagi akademisi, diplomat, jurnalis, serta pembaca umum yang ingin memahami kekuatan struktural yang membentuk masa depan Timur Tengah.
| Tahun Terbit |
| 2026 |
| Penulis |
| David Antonius Tambun |
| ISBN |
| Edisi |
| I |
| Halaman |
| xviii + 302 |
