[PRE ORDER]
Pendidikan karakter di SMP merupakan kelanjutan dari pendidikan karakter di SD. Di sinilah pentingnya sustainability (keberlanjutan), estafet untuk mengawal pendidikan karakter. Praktik tanpa teori ibarat sayur tanpa garam. Teori tanpa praktik ibarat tong kosong nyaring bunyinya. Teori dan praktik adalah keseimbangan. Begitu pula dalam konteks pendidikan karakter. Dimulai dari teori, kemudian dipraktikkan. Itulah harmonisasi yang sempurna. Buku ini terinspirasi dari kampanye penggalakan pendidikan karakter anak sejak dini. Membudayakan karakter mulia, karakter positif, karakter baik pada anak sejak dini menjadi tugas bersama. Orang tua dan guru tidak hanya menyuruh anak untuk jujur, disiplin, dan menjadi pribadi religius. Orang tua dan guru adalah role model terpenting dalam implementasi pendidikan karakter. Keduanya merupakan kunci sukses tidaknya pelaksanaan pendidikan karakter anak sejak dini, terutama saat anak sudah menginjakkan kaki di jenjang SMP/Mts. Bukan dengan instruksi, bukan dengan intimidasi, melainkan dengan keteladanan dan contoh sehingga karakter mulia yang mencirikan identitas bangsa Indonesia sebagai bangsa ketimuran yang menjunjung tinggi nilai dan norma serta Dimensi profil lulusan bisa berkesinambungan dengan karakter lain yang mulai muncul pada diri anak usia remaja SMP/Mts.
| Tahun Terbit |
| 2026 |
| Penulis |
| Sahardin |
| ISBN |
| Edisi |
| I |
| Halaman |
| 256 |
