[PRE ORDER]
Praktik tanpa teori itu ibarat sayur tanpa garam, sedangkan teori tanpa praktik itu ibarat tong kosong nyaring bunyinya. Pada hakikatnya, teori dan praktik saling terkait satu sama lain. Hal itu juga berlaku dalam konteks pendidikan karakter. Teori yang diajarkan harus dipraktikkan agar dapat bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari. Itulah harmonisasi yang sempurna. Buku ini terinspirasi dari kampanye penggalakan pendidikan karakter anak sejak dini. Bagaimanapun membudayakan karakter mulia, karakter positif, karakter baik pada anak sejak dini menjadi tugas bersama antara orang tua dan guru. Tidak sekadar menyuruh anak untuk jujur, disiplin, atau menjadi pribadi yang religius, orang tua dan guru adalah contoh teladan terpenting dalam implementasi pendidikan karakter. Keduanya adalah kunci sukses atau tidaknya pelaksanaan pendidikan karakter anak sejak dini, terutama saat anak menginjak jenjang Sekolah Dasar. Pendidikan karakter tidak bisa dilakukan hanya dengan instruksi atau intimidasi, melainkan dengan keteladanan dan contoh sehingga 18 karakter yang mencirikan bangsa kita sebagai bangsa ketimuran ditambah dimensi profil lulusan bisa mendarah daging pada sanubari anak. Dengan demikian, anak dapat mempraktikkan teori yang diajarkan di sekolah dan keluarga dalam kehidupan sehari-hari.
| Tahun Terbit |
| 2026 |
| Penulis |
| Suhardin |
| ISBN |
| Edisi |
| I |
| Halaman |
| 208 |
