Gereja Yang Bernyanyi
"Menyanyi itu berdoa dua kali" demikian kata pepatah. Menyanyi yang
benar tentu saja. Di sisi lain, bernyanyi dengan benar juga akan
menghidupkan ibadah. Ibadah di mana para jemaatnya bernyanyi dengan
lelet, asal-asalan, ibadah keseluruhannya pun akan menjadi tidak
menggairahkan, menjemukan, dan terasa tanpa roh. Dengan kata lain. Jika
kita ingin menghidupkan ibadah di dalam gereja, kita bisa melakukannya
dengan memperbaiki cara kita bernyanyi. Dengan maksud inilah buku ini
disusun!
Di dalamnya Anda akan menemukan:
- Apa yang dimaksud musik gereja?
- Mengapa gereja perlu bernyanyi dan bermusik?
- Peran nyanyian gereja di dalam tripanggilan gereja
- Dsb.
Jika Anda adalah biduan (singers), atau pemimpin biduan (song leader),
pemusik, pengajar musik, pelatih paduan suara, atau gembala, buku ini
tepat untuk Anda.
Ukuran : 14x20,5cm
| Tahun Terbit |
| 2004 |
| Penulis |
| Marthinus Theodorus Mawene |
| ISBN |
| tidak ada |
| Edisi |
| i |
| Halaman |
| viii+120 |
