[PRE ORDER]
Berikut adalah salinan teks dari gambar yang Anda unggah:
Ketika mendengar nama Simson, banyak dari kita langsung teringat pada sosok pahlawan berotot kawat yang hancur karena buaian Delila. Namun, benarkah kisahnya hanya sebatas tragedi cinta picisan?
Buku ini mengajak Anda membongkar ulang narasi Simson dalam Hakim-hakim 13–16. Melalui pembacaan yang teliti, penulis menyingkapkan bahwa Simson jauh lebih kompleks daripada imajinasi populer kita. Ia adalah potret nyata dari paradoks manusia: seorang nazir yang dikuduskan bagi Allah sejak dalam kandungan, namun hidupnya diwarnai ketegangan antara konsekrasi dan kompromi.
Jauh sebelum Delila, Simson telah jatuh bangun melanggar batas Taurat demi cinta: mulai dari gadis Filistin di Timna hingga seorang pelacur di Gaza. Kisah Simson adalah cermin dari pergumulan abadi manusia yang dipanggil Tuhan, namun kerap terseret oleh kelemahan dan hasratnya sendiri.
Melalui perpaduan tafsir teologis yang tajam dan sentuhan puisi monolog yang menggugah jiwa, buku ini tidak hanya mengajak Anda menilai Simson, tetapi juga bercermin pada diri sendiri. Temukan bagaimana Allah yang berdaulat tidak pernah meninggalkan umat-Nya, melainkan terus merajut karya keselamatan—bahkan di titik terendah manusia, melalui sejarah yang retak, dan lewat pribadi yang penuh cacat.
Sebuah refleksi iman yang jujur, mendalam, dan puitis!
| Tahun Terbit |
| 2026 |
| Penulis |
| Paskalis Edwin I Nyoman Paska |
| ISBN |
| Edisi |
| I |
| Halaman |
| 161 |
