Kangen Kamu (BP)

Penulis: Nando | Tahun Terbit: 2015

Rp. 44,500,-  Diskon 20%

Rp. 35,600,-

Jumlah
:
Berat Satuan
: 159gr
Dilihat
102 x
Terkirim
0 x
Kondisi
Baru
Min. Beli
1

TOTALRp 35,600,-


Produk ini juga tersedia di marketplace

ISBN :978-979-29-5051-9 | Jml Hal :vi+170 | Ukuran : 13x19 | Edisi : i | Zona 1 :44500 | Zona 2 : 49000 | Zona 3 : 56000 | “Aku kangen kamu, tau!” ceplos Viona tak peduli lagi ia harus menanggung malu. “Iya, aku tau kok,” sahut Yoga. “Sok tau! Emang tau darimana?” “Itu, ada sebutir jerawat di ujung hidungmu!” “Hhhaaah?” Viona panik dan seketika meraba ujung hidungnya, tapi ia tak merasakan apa-apa, apalagi perih layaknya jerawat lagi nongol. “Boong ah, nggak ada apa-apa, tau!” “Aku fotoin ya kalau nggak percaya,” kata Yoga mengeluarkan handphone dari saku celananya dan mengambil foto wajah Viona. Hasilnya ia tunjukkan kepada Viona. “Nih lihat!” Viona mengerinyitkan keningnya. “Manaaa? Nggak ada!” Yoga tertawa. “Kamu ketipu. Emang nggak ada kok. Aku cuma pengen nyimpan foto kamu di handphone-ku.” “Yogaaa... Kamu nakaaal!” Tapi Yoga dengan sigap menangkap tangan kanan Viona yang hendak mencubitnya. Matanya kini semakin lekat menatap Viona. “Viona, aku suka ka…” Nah lo! * Viona boleh saja kangen dengan Yoga. Pertemuan mereka kembali memang membuat Viona gembira. Hanya saja Yoga pernah melupakan Viona. Akankah pernyataan suka Yoga itu bisa menyembuhkan sakit hati dan kecewa Viona? Penasaran? Jawabannya bisa kamu temukan dalam cerita Kangen Kamu.Tak hanya itu, masih ada empat belas cerita keren dan seru lainnya.Bukan saja bicara cinta, tapi juga tentang persahabatan, keluarga dan hal-hal lain yang sulit kamu duga. Dikemas penulisnya semanis permen lolipop, serenyah kerupuk kulit dan seempuk daging rendang Padang.Dijamin kamu tak akan berhenti membaca buku ini hingga halaman terakhir. Teenlit cuma cerita cinta remaja yang cemen? Setelah baca kumcer keren ini, anggapan kamu pasti langsung berubah! Dunia remaja punya banyak warna dan rasa. (Triani Retno A - penulis kumcer "Siapa Mau Jadi Pacarku" dan novel "LIMIT") Baca buku ini jadi kangen masa-masa pedekate dan tepe-pe ke gebetan. Cerita-ceritanya fun banget namun endingnya nyubit di hati. Kadang bikin senyum tapi ada juga yang bikin terenyuh. (Adnan Buchori, penulis buku Paperplane of Love dan F.L.U)
See More Books