Sign Up   Login
PAGE MENU


KATEGORI BUKU

ONLINE SERVICE

Mitra AndiPublisher.com





  • Belanja buku di AndiPublisher.com MURAH, MUDAH, CEPAT dan BANYAK HADIAH-nya !
  • Harga buku tercantum dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan.
ORDER OFF: Dalam rangka hari raya Idul Fitri, batas penerimaan konfirmasi pembayaran: Kamis, 7 Juni 2018, 14:00 WIB. Lewat dari jam tersebut akan diproses hari Jumat tgl 22 Juni 2018.

Antibodi & Imunohistokimia - Kupas Tuntas (FC)

Antibodi & Imunohistokimia - Kupas Tuntas (FC)

Kategori(Sub)
: Teks Non Ekonomi (Kedokteran)
ISBN
: 978-979-29-4603-1
Penulis
: R. Warsito & Hastari Wuryastuti
Ukuran⁄Halaman
: 14x21 cm² ⁄ viii+120 halaman
Edisi⁄Cetakan
: I, 1st Published
Tahun Terbit
: 2015
Berat
: 141 gram
Harga
: Rp 56.500,-   Diskon 20%
Harga Diskon
: Rp 45.200,-

diggdel.icio.usfacebookredditstumbleuponTechnoratiYahoo Buzz!    
   

Sinopsis

Buku ANTIBODI DAN IMUNOHISTOKIMIA memberikan pemahaman komprehensif tentang antibodi dan aplikasi antibodi melalui pendekatan imunosito(histo)kimia, terutama streptavidin biotin dalam peneguhan diagnosis penyakit infektif maupun non-infektif yang cepat, tepat dan akurat, serta dapat diterima secara ilmiah, hukum dan internasional. Berdasarkan pengalaman penulis selama ini via pelatihan, pemantauan dan ujicoba di Bidang Karantina Ikan, Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan, Karantina Hewan, Pusat Karantina Pertanian, Dinas Peternakan dan Laboratorium Kesehatan Hewan, serta Pembibingan Program Master dan Doktor di bidang Kedokteran Hewan, Kedokteran Gigi dan Kedokteran, serta Biologi, Peternakan dan Teknologi Pertanian terbukti, bahwa pemahaman teori dan praktek metode imunosito(histo)kimia sangat diperlukan oleh para teman sejawat yang bekerja di laboratorium riset dan diagnostic, dan pendidikan, serta dalam penanganan untuk kasus-kasus penyakit infektif maupun non-infektif di lapangan. Selain itu, didasarkan pada pengalaman penulis selama kurun waktu ± 5 tahun post-doct di Amerika (Virology Section, Department of Microbiology and Public Health, Michigan State University) di bawah adviser Prof. Roger K. Maes, DVM, Ph.D. (Virologist) dan juga pengalaman kerja praktek penulis dalam peneguhan diagnosis penyakit ikan dan unggas, terutama flu burung pada kasus-kasus di lapangan, diperlukan adanya buku yang mengupas secara gamblang antibodi dan aplikasinya di dunia kesehatan hewan ternak, termasuk unggas, ikan dan manusia, serta di bidang kesehatan lingkungan keterkaitannya dengan residu limbah berbahaya.
Buku ini mencakup tiga bahasan utama, yaitu Antibodi, Metode Imunohistokimia dan Streptavidin biotin. Pada bagian Antibodi, diberikan pemahaman secara rinci struktur dan fungsi antibodi (imunoglobulin). Antibodi adalah immunoglobulin (Ig) yang berbentuk “Y” yang berdasarkan pada kesamaan strukturnya dibagi menjadi klas dan sub-klas yang berbeda. Pada mamalia, ada 5 klas antibodi, yaitu IgG, IgA. IgM, IgD dan IgE. Imunogobulin berfungsi mengikat dan merusak antigen (bakteri, virus ataupun parasit) pada sel hospes sehingga dapat dikeluarkan dari dalam tubuh dengan cara netralisasi, opsonisasi dan aktifasi komplemen. Imunoglobulin G (IgG) adalah paling stabil dan terdapat banyak di dalam serum (± 80%). Imunoglobulin G dalam serum merupakan petunjuk adanya respon kekebalan humoral yang bersifat sekunder. Imunoglobulin A terdapat banyak dalam sekresi eksternal (air mata, saliva, keringat, lendir, cairan saluran pencernaan dan sekresi paru-paru), serta kolostrum dan air susu. Imunoglobulin A berfungsi melindungi sel-sel epitelia dari infeksi. Imunoglobulin M (IgM) adalah antibodi yang mudah mengalami kerusakan dan yang paling banyak terdapat dalam serum pada minggu pertama setelah infeksi ataupun vaksinasi. Imunoglobulin D (IgD) merupakan antibodi yang terdapat sangat sedikit dalam serum, diekspresikan pada permukaan limfosit B (reseptor antigen untuk sel limfosit B) dan berperan dalam diferensiasi limfosit akibat adanya antigen. Imunoglobulin E (IgE) merupakan imunoglobulin yang terdapat dalam serum dengan konsentrasi yang paling rendah jika dibandingkan dengan IgG, IgA, IgM atau IgD. Imunoglobulin E menempel pada mast cell dan basofil sehingga sel-sel radang tersebut akan mampu membebaskan histamin dan serotonin yang menyebabkan reaksi alergi.
Pada bagian Metode Imunohistokimia, dibahas berbagai macam sampel, mulai dari darah sampai jaringan, bahkan mukus dan air, macam fiksatif dan cara-cara fiksasi yang tepat yang dapat diaplikasikan. Juga dibahas arti penting adesif dan enzim proteolitik pada uji imunohistokimia. Berbagai pendekatan uji imunopatologis diagnostik dengan metode imunohistokimia jaringan, terutama peroksidase anti peroksidase (PAP), alkalin fosfatase anti alkalin fosfatase (APAAP), avidin biotin kompleks (ABC) dan streptavidin biotin (SB) dengan berbagai macam dasar ilmiah yang melatar belakangi aplikasi metode tersebut disertai prosedur kerja masing-masing metode tersebut juga dibahas di bagian ini.
Pada bagian Streptavidin biotin (SB), dibahas keuntungan atau kelebihan aplikasi SB jika dibandingkan dengan PAP, APAAP dan ABC dalam peneguhan diagnosis penyakit infektif maupun non-infektif. Pada bagian ini, lebih difokuskan pada hasil kerja nyata laboratorik aplikasi metode SB di bidang kesehatan hewan dan peternakan, perikanan dan kedokteran. Untuk penyakit pada ikan, SB telah berhasil diaplikasikan untuk iridovirus dan VNN atau viral nervous necrosis pada ikan kerapu, KHV atau koi herpes virus pada ikan mas (Cyprinus carpio) dan ikan mas koi (Cyprinus carpio koi). Streptococcus iniae pada ikan nila, Mycobacterium fortuitum pada ikan gurame, dan WSSV atau white spot syndrome virus pada udang windu . Metode SB telah diaplikasikan untuk penyakit hewan, antara lain: BVDV atau bovine viral diarrhea virus pada sapi, Toxoplasma gondii pada burung dara dan anjing, rabies pada anjing, elephantiasis pada gerbil, TGEV atau transmissible gastroenteritis pada babi, flu burung H5N1 pada unggas dan sapi gila (mad cow syndrome) atau BSE (bovine spongiform encephalopathy), dan Staphylococcus aureus pada sarang burung wallet (Collocalia inexpectata), dan untuk penyakit pada manusia, yaitu: DHF atau dengue hemorrhagic fever, tuberkulosis dan endometriosis.

Komentar Anda


Kemungkinann pilihan lain

AndiPublisher.com @ 2018 - All right reserve    
Back to Top
AndiPublisher.com v.2.0.0
13700